Jumat, 06 Juli 2012

Keberkahan Abu Bakar ash-Shiddiq r.a dan Keluarganya

Keberkahan Abu Bakar ash-Shiddiq r.a dan Keluarganya

Diriwayatkan dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha  dia berkata, “Kami keluar bersama Rasulullah SAW dalam sebuah perjalanan, ketika kami sampai di suatu tempat yang bernama al-Baida -atau di Dzatul Jaisy- terputuslah kalung yang kupakai, maka Rasulullah SAW menyuruh rombongan berhenti untuk mencarinya dan orang-orang pun berhenti bersama beliau, sementara mereka tidak mendapati air dan tidak mempunyai air, maka orang-orang mendatangi Abu Bakar dan berkata, ‘Tidakkah engkau melihat apa yang telah diperbuat oleh ‘Aisyah? Dia telah membuat Rasulullah SAW berhenti dan manusia pun berhenti bersamanya, sementara mereka tidak mendapatkan air dan tidak memilikinya. Maka datanglah Abu Bakar ketika Rasulullah SAW  berbaring meletakkan kepala-nya di atas pahaku sedang tertidur, Abu Bakar mendatangiku dan berkata, ‘Engkau telah menahan Rasulullah SAW dan manusia sementara mereka tidak memiliki air dan tidak pula mendapatkannya’.” ‘Aisyah berkata, “Maka ayahku mencelaku habis-habisan sambil menusuk-nusuk pinggangku dengan tangannya, tidak ada yang menghalangiku untuk bergerak kecuali takut Rasulullah SAW terganggu tidurnya, sementara Rasululullah SAW masih tetap tidur hingga pagi datang dan mereka tidak memiliki air, maka Allah turunkan waktu itu ayat mengenai tayammum,
“ Maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci).”( An-Nisa’: 43).
Usa’id bin Hudhairradhiyallahu ‘anhu berkata, “Bukanlah ini awal dari keberkahan kalian wahai keluarga Abu Bakar.” Maka ‘Aisyah berkata, “Kemudian kami membangkitkan kendaraan tungganganku dan ternyata kalung tersebut berada di bawahnya.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar