Keberkahan Abu Bakar ash-Shiddiq r.a dan Keluarganya
Diriwayatkan dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha dia berkata, “Kami
keluar bersama Rasulullah SAW dalam sebuah perjalanan, ketika kami sampai di
suatu tempat yang bernama al-Baida -atau di Dzatul Jaisy- terputuslah
kalung yang kupakai, maka Rasulullah SAW menyuruh rombongan berhenti untuk
mencarinya dan orang-orang pun berhenti bersama beliau, sementara mereka
tidak mendapati air dan tidak mempunyai air, maka orang-orang
mendatangi Abu Bakar dan berkata, ‘Tidakkah engkau melihat apa yang
telah diperbuat oleh ‘Aisyah? Dia telah membuat Rasulullah SAW berhenti dan
manusia pun berhenti bersamanya, sementara mereka tidak mendapatkan air
dan tidak memilikinya. Maka datanglah Abu Bakar ketika Rasulullah SAW
berbaring meletakkan kepala-nya di atas pahaku sedang tertidur, Abu
Bakar mendatangiku dan berkata, ‘Engkau telah menahan Rasulullah SAW dan
manusia sementara mereka tidak memiliki air dan tidak pula
mendapatkannya’.” ‘Aisyah berkata, “Maka ayahku mencelaku habis-habisan
sambil menusuk-nusuk pinggangku dengan tangannya, tidak ada yang
menghalangiku untuk bergerak kecuali takut Rasulullah SAW terganggu
tidurnya, sementara Rasululullah SAW masih tetap tidur hingga pagi datang
dan mereka tidak memiliki air, maka Allah turunkan waktu itu ayat
mengenai tayammum,
“ Maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci).”( An-Nisa’: 43).
Usa’id bin Hudhairradhiyallahu ‘anhu berkata, “Bukanlah ini awal dari
keberkahan kalian wahai keluarga Abu Bakar.” Maka ‘Aisyah berkata,
“Kemudian kami membangkitkan kendaraan tungganganku dan ternyata kalung
tersebut berada di bawahnya.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar